• Jl. Dr. Ratulangi No. 274, Maros
  • WhatsApp 081122225808
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas dan Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
      • Prosedur Pelayanan Publik
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
      • Prosedur Evakuasi
      • Laporan PPID
      • Indeks Kepuasan Masyarakat
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Rencana Strategis
      • Kerja Sama
      • Standar Operasional Prosedur
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum dan Juknis
    • Infografis
    • Siaran Pers
    • Buletin
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
20 dilihat       30 Oktober 2026

Memang Daun Jagung Layu di Siang Hari itu Normal?

Maros, (30/10) – Pernahkah Sobat Sereal melihat daun jagung terkulai atau menggulung saat siang terik, lalu tegak kembali di pagi hari? Gejala ini umum dan tidak selalu berarti tanaman kekurangan air.

Siang Hari, Kebutuhan Air Meningkat 

Pada siang hari, suhu tinggi dan udara lebih kering. Kondisi ini diukur dengan vapor pressure deficit (VPD) atau defisit tekanan uap, yaitu selisih antara tekanan uap air jenuh dan tekanan uap air aktual di udara. Semakin tinggi VPD, semakin besar dorongan transpirasi, yaitu penguapan air dari daun melalui stomata. Jika pasokan air dari akar tidak mampu mengimbangi, status air daun turun dan tekanan turgor sel berkurang sehingga daun kehilangan kekakuannya dan tampak layu.

Stomata Menutup, Fotosintesis Ikut Turun

Untuk menghemat air, jagung menutup sebagian stomatanya saat siang. Namun stomata juga pintu masuk karbon dioksida (CO₂), sehingga penutupan ini dapat membatasi fotosintesis. Penurunan fotosintesis di tengah hari pada jagung di lahan telah didokumentasikan, terutama pada hari dengan VPD tinggi. Penurunan ini bisa tetap terjadi meski irigasi memadai karena faktor lingkungan lain ikut berperan.

Layu dan Fotosintesis Turun, Apakah Sama?

Keduanya berkaitan, tetapi bukan fenomena yang sama. Layu adalah gejala visual akibat turgor (gaya atau tekanan hidrostatik di dalam sel yang mendorong membran plasma ke arah dinding sel) berkurang, sedangkan penurunan fotosintesis adalah perubahan fungsi fisiologis. Jagung dapat mengalami penurunan fotosintesis tanpa terlihat layu.

Layu di Siang Hari Berarti Kekurangan Air?

Belum tentu. VPD tinggi tidak serta-merta membuat jagung layu. Respons tanaman juga bergantung pada air di dalam tanah, kemampuan akar menyerap air, dan kemampuan jaringan menyalurkannya ke daun. Studi pada jagung bahkan menunjukkan daun menggulung lebih berkaitan dengan tanah yang mengering daripada VPD semata.

Untuk memastikan penyebabnya, petani dapat memeriksa:

  • Kelembapan tanah di sekitar perakaran.
  • Kondisi akar, misalnya tanah padat atau akar rusak.
  • Keberlanjutan gejala seperti daun yang kembali tegak saat sejuk kemungkinan hanya layu sementara, tetapi gejala yang berlanjut hingga pagi menandakan masalah air yang lebih serius.

Semakin lama daun menggulung dalam sehari dan semakin banyak hari berturut-turut, semakin besar risiko kehilangan hasil. Jadi, layu adalah gejala yang terlihat, sedangkan penurunan fotosintesis adalah respons fisiologis yang berbeda.


 

Terima kasih telah membaca artikel kami. Kami ingin mengajak Anda untuk terus menjelajahi dan memperdalam pengetahuan Anda. Temukan berita terbaru dan artikel bermanfaat dengan mengklik tautan berikut "Klik di sini".


 

Artikel ini ditulis berdasarkan rilis pada BRMP Tanaman Pangan berjudul "Mengapa Daun Jagung Bisa Layu Saat Siang Hari?"

Prev Next

- Humas BRMP Serealia


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Profil Lengkap Tiga Nahkoda Pertanian Indonesia
    29 Okt 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Wamentan Saleh Ajak ASN Kementan Prioritaskan Ketahanan Pangan
    29 Okt 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Pemkab Bantaeng Persiapkan BLUD Penangkaran Benih Jagung
    29 Okt 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Terapkan PM AAS, Poktan Padaidi Sukses Panen di Tengah Cuaca Ekstrem
    23 Okt 2026 - By Humas BRMP Serealia

tags

Fisiologi Pertanian Jagung Sereal Pedia

Kontak

WhatsApp 081122225808
Telepon (0411) 374511
[email protected]

Jl. Dr. Ratulangi No.274, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia Kode Pos 90512

Email [email protected]
Website serealia.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Serealia. All Right Reserved